3 WNA Ditangkap Di Bandara Ngurah Rai Akibat Membawa Ganja

3 WNA Ditangkap Di Bandara Ngurah Rai Akibat Membawa Ganja – Tiga Penduduk Negara Asing (WNA) asal Negara Belanda, Inggris serta Chile ditangkap oleh Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, sebab bisa dibuktikan membawa narkotika model ekstasi serta ganja.

Ke-tiga pemeran ini, bernama Bart Hafkam (24) asal Belanda serta Victor M Ortegarocha (34) asal negara Chile serta Zaid Thanoon (26) asal Inggris. Ke-tiga pemeran ini, ditangkap di Terminal Kehadiran Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dengan hari serta tanggal yg tidak sama sepanjang penyidikan di bulan Juli.

Syarif Hidayat bertindak sebagai Kepala Kantor Lokasi Direktorat Jenderal Bea serta Cukai Bali, NTB, serta NTT, memaparkan buat penyidikan pertama pada Rabu (1/7) yg dilaksanakan pada pemeran Bart Hafkam. Pria ini berkebangsaan Belanda yg sekarang ditangkap di Mapolda Bali ini, ada dari Kuala Lumpur ke Denpasar, Bali, memanfaatkan pesawat Air Asia QZ 555.

” Yg terkait ini, datang waktu 02. 30 WITA dari Kuala Lumpur. Sehabis melalui pengecekan X-Ray, petugas mengerjakan pengecekan mendalam pada barang bawaan. Hasil pengecekan didalam ranselnya diketemukan 7 butir tablet sisi empat berwarna abu-abu dengan berat keseluruhan 2, 63 gr netto yang memiliki kandungan narkotika model ekstasi (MDMA) dalam satu wadah plastik berwarna putih, ” ujarnya, Rabu di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali. Rabu (1/8).

Lantas, buat pemeran ke dua ialah Victor M Ortegarocha, ditangkap oleh petugas Bea Cukai Ngurah Rai Bali, Kamis (12/7). Tinggal di Terminal Kehadiran Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pemeran ini profesinya jadi arsitek, dia ada dari Kuala Lumpur Malaysia pada waktu 21. 00 WITA dengan pesawat Batik Air, ID 6017.

” Kala yg terkait melalui pengecekan X-Ray serta barang bawaannya dikontrol mendalam oleh petugas Bea Cukai. Hasil dari pengecekan, didalam ransel oranye punyanya diketemukan satu pack bertuliskan ‘The Bulldog Seeds’ berisi lima biji ganja seberat 3 gr brutto serta brosur bertuliskan ‘Blueberry 420’, jelas Syarif.

Menurut Syarif, dalam sebuah biji ganja bisa membuahkan 50 gr ganja tiap-tiap panen. Hingga dalam lima biji ganja itu diramalkan bisa membuahkan 250 gr ganja, dengan analisis satu gr dikonsumsi oleh empat orang, jadi ganja hasil tangkapan itu diramalkan bisa dikonsumsi 1000 orang.

Sesaat pemeran yg ke-tiga, ialah Zaid Thanoon (26) dilaksanakan penangkapan di Terminal Kehadiran Internasional Jumat (13/7). Pemeran asal Inggris didapati ialah seseorang freelance photographer.

Syarif memaparkan, kalau pemeran ada dari Thailand pada waktu 02. 00 WITA dengan menumpang pesawat Air Asia FD 398 dari Bangkok ke Denpasar, Bali, lewat Bandara I Gusti Ngurah Rai.

” Buat modusnya kesempatan ini dikit tidak sama dari dua penyidikan awal kalinya. Sehabis melalui X-Ray, yg terkait dikontrol mendalam oleh petugas. Hasil dari pengecekan menemukannya kalau didalam paket rokok berisi tembakau potong punyanya ada satu plastik klip berisi potongan-potongan tanaman berwarna hijau kecokelatan seberat 3, 55 gr brutto sebagai sediaan narkotika model ganja, ” pungkasnya.

Dalam perbuatan ke-tiga bule itu, bisa dijaring dengan Undang-Undang Nomer 10 tahun 1995 terkait Kepabeanan j. o Clausal 113 ayat (1) Undang- Undang RI Nomer 35, Tahun 2009 terkait Narkotika dengan tuntutan hukuman 5 tahun serta sangat lama 15 tahun pidana. Dengan denda sangat dikit Rp 1. 000. 000. 000, 00 (satu miliar rupiah) serta sangat banyak Rp 10. 000. 000. 000, 00 (sepuluh miliar rupiah).