Home / Berita Umum / 4,6 Ton Daging Celeng Ilegal Dari Palembang Di Amankan Di Merak

4,6 Ton Daging Celeng Ilegal Dari Palembang Di Amankan Di Merak

4,6 Ton Daging Celeng Ilegal Dari Palembang Di Amankan Di Merak – Balai Karantina Pertanian (BKP) Cilegon mengamankan truk yg membawa 4. 637 kg atau 4, 6 ton daging celeng ilegal. Daging celeng itu datang dari Palembang, Sumatera Selatan dengan maksud Solo, Jawa Tengah.

BKP mengamankan truk dengan nomer polisi G 1450 LD di dermaga V Pelabuhan Merak, Banten, kala turun dari kapal KMP ALS pada Jumat (20/7) lebih kurang waktu 17. 00 WIB.

” Awal kalinya petugas memperoleh kabar dari warga terdapatnya kendaraan yg dianggap bermuatan media pembawa tanpa dokumen karantina melintas lewat pelabuhan penyeberangan Bakauheni-Merak, ” kata Kepala Balai Krantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo kala menyelenggarakan pertemuan pers di Kantor BKP Cilegon, Minggu (22/7/2018).

Modus penyelundupan itu, kata Raden, daging celeng dibungkus memanfaatkan plastik putih lantas di lapis kardus serta karung putih. Daging itu di letakkan dibawah, dan sisi atasnya ada buah pisang.

” Sehabis dilaksanakan pengecekan fisik serta laboratorium nyata-nyatanya memang benar muatan itu ialah daging celeng. Hasil pengujian oleh Balai Karantina Pertanian memanfaatkan rapid test sasaran uji isentifikasi spesies diperoleh hasil positif daging babi, ” pungkasnya.

Sekarang, daging bersama-sama kendaraan ditangkap di kantor BKP termasuk juga 1 orang sopir serta kernet sejumlah 3 orang. Ke-tiga orang itu tetap berstatus saksi serta dilaksanakan pengecekan intenaif buat paham modus penyelundupan.

” Penahanan dilandasi oleh UU No. 16 Tahun 1992 terkait Karantina Hewan, Ikan serta Tumbuhan, ialah tiap-tiap media pembawa hama penyakit hewan karantina yg dibawa atau di kirim dari satu ruangan ke ruangan beda didalam lokasi negara Republik Indoneaia mesti ditambahkan sertifikat kesehatan dari ruangan asal, ” terangnya.

About admin