Dipaksa Tak Jadi Diri Sendiri, Nasdem: Kasihan Pak Prabowo

Dipaksa Tak Jadi Diri Sendiri, Nasdem: Kasihan Pak Prabowo – Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago terasa kasihan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yg disuruh lebih terbuka serta ramah. Menurut dia, Prabowo tengah dipaksa merekayasa kepribadian sendiri.

” Karena saling kita kenal pembawaan serta pembawaan benar-benar susah untuk dirubah apalagi kurun waktu singkat. Saya kok jadi kasihan dengan Pak Prabowo, dipaksa tdk jadi diri pribadi cuma untuk menarik pemilih milenial, ” kata Irma kala diminta respon masalah The New Prabowo, Rabu (22/8/2018) malam.

Irma lantas tdk dapat memikirkan apabila Prabowo sungguh-sungguh mengedit tampilan yg disebut-sebut untuk menggandeng pemilih milenial. Karena, apabila disaksikan dari selesai, Prabowo telah beranjak umum 60 tahun.

” Apakah, ya, senantiasa beliau dikasih busana jaket kulit serta celana robek-robek? Lucu kali, ya, kakek-kakek usia diatas 60 (tahun) dipaksa bergaya milenial, ha-ha, ” sindir Irma.

Akan calon wakil presiden Sandiaga Uno memang menyebutkan sikap Prabowo saat ini lebih luwes. Menurut Irma, pengakuan itu adalah satu pernyataan kalaupun sikap Prabowo memang kaku.

” Kalaupun Sandi menyampaikan, ‘Pak Prabowo saat ini lebih cair serta tak kan temperamental’, mempunyai arti sampai kini Sandi mengaku kalau beliau (Prabowo) memang kaku serta temperamental, ” jelas Irma.

Anggota DPR RI itu lantas mengimbau terhadap semua pihak biar membiarkan Prabowo jadi dianya sendiri. Dia sangat percaya Prabowo tersiksa dengan keinginan pergantian sikap serta tampilan itu.

” Mari dong, kita hormati. Beliau pastinya tersiksa melakonkan diri tdk sama seperti pribadi yg sebetulnya. Sinetron dong, ” kata Irma.