Home / Berita Bola / Dominasi PSG Diruntuhkan Oleh Monaco

Dominasi PSG Diruntuhkan Oleh Monaco

Dominasi PSG Diruntuhkan Oleh Monaco – Kondisi tersebut yang selanjutnya di ciptakan Monaco selama musim. Tidak tanggung-tanggung, sang juara bertahan tak pernah di beri peluang memimpin klassemen!

Monaco bahkan juga hanya dalam lima minggu ada dibawah PSG. Dalam 32 journee yang lain hingga jadi juara, Rabu (17/5) , posisi ASM senantiasa diatas Paris SG.

Monaco diungguli PSG pada dua minggu pertama. Waktu itu Monaco ditahan Guingamp 2-2 serta menang 1-0 atas Nantes, sesaat Paris 2 x menang atas Bastia dan Metz.

Tapi, dalam duel head-to-head pada minggu ke-3, ASM menundukkan PSG 3-1. Tersebut peristiwa pertama Thomas Lemar dkk. ada diatas Les Parisien.

PSG menyalip lagi pada minggu ke-6, memakai kekalahan 0-4 Monaco dari Nice. Ketika itu ke-2 tim saling mengoleksi 13 poin, tetapi PSG menang selisih gol.

Kelebihan PSG hanya berjalan sebentar karna pada laga selanjutnya mereka kalah 0-2 sesaat Monaco menang 2-1 atas Angers. Perubahan posisi berlangsung lagi pada minggu ke-9. Monaco kalah 1-3 dari Toulouse sedang Paris menang atas Nancy.

PSG kembali hanya unggul selisih gol serta lagi-lagi segera disalip ASM pada pertandingan setelah itu. Les Parisien ditahan Marseille 0-0 sesaat Monaco menang 6-2 atas Montpellier.

Posisi ke-2 club beralih lagi pada minggu ke-15. PSG di posisi ke-2 klassemen, Monaco ketiga. Kesempatan ini PSG (35) unggul dua poin atas Monaco (33) .

Tapi, sekali lagi, Paris segera lengser pada laga selanjutnya. Tim arahan Unai Emery kalah 0-3 dari Montpellier sedang pasukan Leonardo Jardim menggasak Bastia 5-0. Mulai sejak waktu itu PSG tidak pernah dapat lagi menyusul ASM.

Desember jadi jadi periode jelek PSG yang dimaksimalkan Monaco. Termasuk juga kekalahan dari Montpellier, Paris cuma menggapai empat poin dalam empat partai di bln. paling akhir 2016 itu. Di lain pihak, Monaco memperoleh sembilan angka. Waktu libur Natal-Tahun Baru, Monaco telah unggul tiga poin.

Dahsyat Mulai sejak Januari

PSG coba bangkit sesudah perubahan th.. Performa juara dipertunjukkan Marco Verratti dkk. dengan menggapai 41 poin dari peluang optimal 45 dalam 15 pertandingan.

Tapi, Monaco menyeimbangi dengan performa dahsyatnya sendiri. Mereka menggapai 38 poin dalam 14 laga. ASM minus satu partai karna pertandingan kontra St. Etienne pada minggu ke-31 dipending. Hingga minggu ke-34, ke-2 tim jadi miliki poin sama. Tetapi, ketajaman Monaco cetak gol bikin mereka tidak pernah dapat disalip PSG.

Sampai pada akhirnya Paris sendiri yg tidak tahan. Mereka kalah 1-3 dari Nice pada minggu ke- 35. Monaco? Tim Merah-Putih melanjutkan streak kemenangan mulai sejak minggu ke-27.

Monaco jadi unggul tiga poin pada minggu ke-37 dengan mereka menaruh satu laga semakin banyak. ASM pada akhirnya menyudahi perebutan gelar juara dengan raihan tiga poin dalam partai menunda melawan St. Etienne pada Rabu tempo hari.

About admin