Hercules Rosario Marshal, Terduga Dalam Masalah Pendudukan Tempat Ruko

Polisi meredam Hercules Rosario Marshal, terduga dalam masalah pendudukan tempat ruko punya PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat.

“Iya jadi tempo hari kita telah tentukan Saudara Hercules menjadi terduga serta ini hari kami tahan pada yang berkaitan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu pada wartawan di Polres Jakbar, Kamis (22/11/2018).

Polisi dalam masalah ini pula memeriksa tempat tinggal Hercules di Kembangan pada Rabu (21/11). Dari pemeriksaan, polisi mengambil alih surat kuasa lapangan dari HM pada Hercules. Sekarang ini HM ikut dicheck polisi.

“(HM) masih tetap dicheck dengan intens serta kelak akan kami tetapkan apa yang berkaitan ini dapat ditingkatkan statusnya. Tetapi sampai sekarang ini masih tetap kontrol. Berdasar pada kontrol saksi saksi, memang yang berkaitan ini ada saat Hercules bersama anggotanya masuk ke lingkungan PT Nila,” sambung Edy.

Hercules diamankan di kediamannya di kompleks Kebon Jeruk Indah, Kembangan, Jakbar, tiada perlawanan. Penangkapan dikerjakan sesudah polisi lakukan penyelidikan masalah pendudukan tempat di Kalideres dengan mengambil keputusan 23 preman menjadi terduga.

“Kasusnya itu berkaitan dengan penyerangan kompleks ruko di Kalideres, PT Nila, oleh 60 orang preman di pimpin langsung oleh Hercules. Jadi ia lakukan penyerangan, lalu menggantikan kantor pemasaran, lalu kuasai tempat dengan tidak resmi. Lalu ada pula beberapa ruko juga disewakan. Pada pemilik ruko ikut diminta uang tiap-tiap bulannya oleh grup Hercules ini,” kata Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi