Home / Berita Umum / Ketika Pariwisata Tertutup Oleh ‘Kabut Asap’

Ketika Pariwisata Tertutup Oleh ‘Kabut Asap’

Sebagaimana yang kalian ketahui, bahwa saat ini bencana kabut asap masih melanda daerah Kalimantan dan Sumatera. Yang mana saat ini juga banyak kawasan pariwisata di daerah tersebut yang tertutup kabut sehingga banyak wisatawan yang tak bisa berwisata.

Kementerian Pariwisata pun hingga kini masih belum mampu memastikan jumlah kerugian pariwisata akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan di Pulau Sumatera serta Kalimantan yang sedang berlangsung semenjak bulan Agustus silam. Padahal, kuantitas kunjungan wisatawan, jumlah keterisian kamar hotel, dan pemasukan dari sektor pariwisata terancam bakal terus menurun lantaran kebakaran hutan tersebut.

“Angka dari jumlah kunjungan wisatawan yang tak jadi berwisata masih belum ada. Kita juga telah hitung itu,” ujar Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata pasca penekenan kerja sama antara Kementerian Pariwisata dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Gedung Mandala Wanabakti, Jakarta, hari Selasa (27/10/2015) siang WIB kemarin.

Pengaruh yang nampak nyata dan bisa dirasakan di sektor pariwisata, tambah Arief, yakni transportasi udara belum bisa dipakai. Diluar itu, tambahnya, wisatawan dari Singapura yang datang ke Indonesia lewat Kepulauan Riau biasanya lewat jalur laut. “75 persen mereka semua melalui jalur laut. Jadi sulit untuk memastikan soal angka kerugia) dari sektor wisatawan yang gagal berwisata. Angka masih fluktuatif,” tandas Arief.

About admin