Pakai Dana Desa untuk Beli Mobil Pribadi, Kades di Sumsel Jadi Tersangka

Pakai Dana Desa untuk Beli Mobil Pribadi, Kades di Sumsel Jadi Tersangka – Kepala desa di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Zulfikri Umari (41), diputuskan menjadi terduga. Sang kepala desa jadi terduga sebab dana desa digunakannya untuk beli mobil pribadi.

“Kami tentukan ZU ini menjadi terduga di masalah korupsi dana desa Rp 359 juta. Dana ini diselewengkan sang kepala desa dari APBN 2017,” kata Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Adrian, Selasa (26/2/2019).

Disebutkan Alex, Zulfikri adalah kepala desa di Desa Ulak Lebar, Ulu Ogan. Korupsi itu dikerjakan sang kepala desa seseorang diri saat dana turun di step pertama sebesar Rp 481 juta.

Sesudah dana beberapa ratus juta itu cair lewat kas desa, Zulfikri langsung mengubah ke rekening pribadi. Ia beralasan supaya gampang diambil waktu ada pekerjaan dan kepentingan mendadak.

“Keseluruhan dana yang dikocorkan pemerintah pusat sebetulnya Rp 801 juta dengan 2 step. Pada step pertamanya nyatanya telah memiliki masalah sebab tidak digunakan seperti harusnya,” sambung Alex.

Sesudah mendapatkan laporan masyarakat, polisi langsung lakukan pengusutan. Dana itu nyatanya digunakan untuk beli satu unit mobil, liburan serta berobat istrinya.

“Beli mobil Rp 150 juta, berjalan-jalan, sama berobat istrinya. Jadi totalnya seputar Rp 359 juta yang digunakan untuk kebutuhan pribadi kepala desa,” kata Alex.

“Seputar Rp 20 juta digunakan untuk bangun jembatan, itu pun sebab mobil ia tidak dapat masuk ke rumah sebab jalan rusak kronis,” kata Alex kembali.

Atas tindakannya, kepala desa itu sekarang ditahan di Polres OKU. Sedang bekas dana Rp 96 juta yang berada di rekening dikunci untuk kebutuhan penyelidikan.