Home / Uncategorized / Rita Widyasari tidak memenuhi panggilan penyidik KPK

Rita Widyasari tidak memenuhi panggilan penyidik KPK

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari tidak penuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati berparas cantik yang sudah berstatus tersangka itu di panggil untuk disuruhi info tentang suap perizinan perkebunan kelapa sawit

Bukan sekedar Rita, Komisaris PT Media Bangun Dengan (PT MBB) Khairudin yang sudah berstatus tersangka juga tidak penuhi panggilan penyidik.

” Hari ini dua orang tersangka yang di panggil untuk kontrol, yaitu RIW (Rita Widyasari-red) serta KHR (Khairudin-red) tidak ada, ” tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/10/2017). (Bacalah juga : Bupati Cantik Bergelimang Pujian Itu Saat ini Jadi Tersangka)

Menurut Febri, KPK juga akan menjadwal ulang pemanggilan Rita serta Khoirudin untuk menggerakkan kontrol pertama kalinya.

Dalam menyidik masalah ini, KPK sudah mengecek 23 orang saksi yang dari beragam pihak, diantaranya petinggi Dinas Perumahan serta Permukiman Kukar, Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, serta Dinas Perpustakaan serta Kearsipan.

Lalu Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemberdayaan Orang-orang, serta pihak swasta. ” Penyidik memahami tanda-tanda aliran dana gratifikasi pada tersangka, ” ucap Febri.

Seperti di ketahui, tersingkap dalam penyidikan KPK, Bupati Rita disangka terima suap Rp 6 miliar dari Direktur Paling utama PT Sawit Golden Sempurna (PT SGP) Hery Susanto Gun.

Suap disangka untuk memuluskan izin inti serta plasma tempat perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman PT SGP.

Diluar itu sepanjang Juli-Agustus 2010 Rita serta Komisaris PT Media Bangun Dengan (PT MBB) Khoirudin disangka sudah terima suap sejumlah USD 775 atau sama dengan Rp6, 975 miliar.

About