Tebing Setinggi 15 Meter Longsor Akibatkan Jalur Alternatif Mojokerto-Batu Terputus

Tebing Setinggi 15 Meter Longsor Akibatkan Jalur Alternatif Mojokerto-Batu Terputus – Hujan lebat tadi siang bikin tebing setinggi 15 mtr. di jalan pilihan Mojokerto-Batu, terputus karena longsor. Material longsor berbentuk batu serta tanah memotong jalan wisata itu sepanjang seputar 2 jam.

Titik longsor ada di daerah Gajah Mungkur, jalan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto-Cangar, Batu. Seputar jam 13. 30 WIB, tebing di titik itu mendadak longsor. Material longsor berbentuk batu serta tanah tutup jalan dengan panjang seputar 5 mtr..

” Longsor karena hujan lebat semenjak jam 11. 30 WIB, ” kata Kepala Tubuh Penanggulangan Musibah Daerah (BPBD) Mojokerto M Zaini pada wartawan, Selasa (2/4/2019) .

Ia memaparkan, jalan pilihan Mojokerto-Batu itu pernah lumpuh lantaran terimbun material longsor. Sekarang satu alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum serta Penyusunan Ruangan (PUPR) sudah dihadirkan untuk bersihkan tanah serta batu yang tutup jalan.

” Memang jalan pernah lumpuh, tetapi jam 17. 30 WIB bisa di lewati, ” tangkisnya.

Zaini menyarankan beberapa pengendara tetap hati-hati waktu lewat jalan Pacet-Cangar. Tidak tutup peluang longsor susulan dapat berlangsung. Masalahnya situasi lokasi di lereng Gunung Welirang itu tengah hujan serta berkabut.

” Waktu hujan di kuatirkan daya cengkeram batu serta tanah lemah. Hingga bikin lokasi Cangar ringan ada longsor, ” terangnya.

Habiburrohman (24) , masyarakat Kecamatan Pacet, Mojokerto mengakui pernah terperdaya kemacetan waktu melintas di tempat longsor. Ia dalam perjalanan dari arah Batu ketujuan ke Pacet.

” Saya kebetulan tengah melintas di tempat seputar jam 13. 00 WIB, hujan telah berhenti. Macet panjang seputar satu km. lantaran tiada yang dapat melalui karena longsor, ” jelasnya.

Habiburrohman pastikan tiada korban dalam insiden longsor ini. Menurutnya, beberapa pemakai jalan serta masyarakat seputar bahu-membahu bersihkan material longsor.

Pembersihan batu serta tanah dikerjakan masyarakat memanfaatkan perabotan seadanya, seperti kayu serta sekop. Ia pastikan jalan Pacet-Cangar kembali dapat di lewati kendaraan roda 2 serta 4 seputar jam 15. 00 WIB.

Minimnya perabotan bikin batu-batu besar belum semuanya dapat dicampakkan dari jalan itu. Meskipun dapat di lewati, masih tetap tersisa material longsor dipinggir jalan.

” Tak ada petugas BPBD hingga jalan dapat di lewati jam 15. 00 WIB. Pembersihan gunakan alat seadanya, batunya besar-besar sama ada pohon satu jatuh, ” pungkasnya.