Warga Jepara Ini Perjualbelikan Satwa Langka Secara Online

Warga Jepara Ini Perjualbelikan Satwa Langka Secara Online – Polres Bantul tangkap pria bernama Sutrisno (56) , penduduk Jepara, Jateng, lantaran memperjualbelikan satwa langka. Dari terduga, polisi mengambil belasan satwa langka yg udah siap kirim. Ada kanguru tanah, burung cendrawasih, burung kasuari sampai merak.

” S kami amankan tempo hari siang di Jalan Parangtritis. Kami ikut sita barang untuk bukti beberapa puluh satwa langka yg disimpan dalam mobil punya S (Sutrisno) , ” kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo, umat (11/1/2019) .

Mengenai barang untuk bukti yg ditangkap polisi dari tangan S berwujud 2 ekor kanguru tanah mempunyai ukuran kecil, 3 ekor burung cendrawasih, 4 ekor burung mambruk, 6 ekor tupai Bangka, 2 ekor burung kasuari serta seekor burung

” Kala ditangkap tempo hari, satwa-satwa itu udah dalam situasi dipacking (dimasukkan ke kandang bambu) . S sendiri udah kami pastikan jadi terduga, ” susulnya.

Dari pernyataan terhadap petugas, S memiliki rencana memperjualbelikan satwa langka itu di Bantul lantaran konsumennya tinggal di Bantul. ” Dua ekor burung Cendrawasih dijualnya seharga Rp 35 juta. Dari pernyataan, S pasarkan lewat metode online serta mengarah komunitas-komunitas serta golongan khusus, ” susulnya.

Rudy memaparkan, dari pengakuannya, Sutrisno dapatkan hewan-hewan langka dilindungi itu dari seseorang kenalannya yg kerja di pelabuhan. ” Dari pernyataan S, orang itu kerja di kapal, serta sekarang tetap kami dalami, ” pungkasnya.

S bakal dijaring dengan pelanggaran Clausal 40 ayat 2 UU No 5 Tahun 1990 terkait Perlindungan Sumber Daya Alam Hidup serta Ekosistem, dengan ultimatum hukuman 5 tahun serta denda maksimum Rp 100 juta.